Tukang Pijit di Mojokerto Hilang di Tepi Sungai Saat Cari Rumput

Tukang Pijit di Mojokerto Hilang di Tepi Sungai Saat Cari Rumput  РMasyarakat Mojokerto dibikin ramai dengan berita hilangnya Sumadi alias Bambang (60). Tukang pijat keliling masyarakat Desa Beratkulon, Kecamatan Kemlagi, ini menghilang di pinggir Sungai Marmoyo waktu mencari rumput buat pakan kambing peliharaannya.

Tetangga Sumadi, Amin (55) mengakui sudah sempat berjumpa korban, Senin (1/4) seputar waktu 12.00 WIB. Menurutnya, waktu itu Sumadi tengah mencari rumput di pinggir Sungai Marmoyo. Jaraknya seputar 250 mtr. dari rumah korban di Dusun Berat Utara, Desa Beratkulon.

Korban memanfaatkan kaus serta topi warna kuning sambil membawa sabit serta suatu sak buat wadah rumput. Urutan korban di tanggul yg berjarak seputar 1 mtr. dari sungai. Menurut Amin, waktu itu keadaan di seputar sungai tengah sepi sebab berbarengan dengan waktu salat duhur.

Keponakan korban, Riani (36) memaparkan, sesehari Sumadi berubah menjadi tukang pijat keliling. Pria yg belum sempat menikah itu ikut teratur mencari rumput buat pakan 3 kambing peliharaannya.

Umumnya, lanjut Riani, Sumadi pulang waktu 14.00 WIB apabila pergi mencari rumput waktu 12.00 WIB. Tapi waktu peristiwa, korban gak kunjung pulang sampai waktu 15.00 WIB. Pihak keluarga juga kerjakan pelacakan dibantu masyarakat seputar.

“Bapak saya (paman Sumadi) pergi berbarengan dengan Sumadi mencari rumput, namun telah pulang. Ini Sumadi hingga sore gak ikut pulang, pada akhirnya kami kerjakan pelacakan,” terangnya.

Berita hilangnya Sumadi juga menggegerkan masyarakat seputar. Masyarakat Dusun Berat Utara, Abdul Rahman (56) memaparkan, pelacakan sejak mulai Senin sore sertakan beberapa puluh masyarakat. Beberapa pemuda mencari dengan menelusuri Sungai Marmoyo sampai 1 Km dari titik hilangnya korban.

“Pelacakan hingga jam 2 pagi hari barusan. Hingga ini siang belum bertemu. Kami cuma mendapatkan topi punya korban pada tempat ia mencari rumput,” bebernya.

Waktu ini team Basarnas Surabaya udah ada di tempat buat mencari Sumadi. Petugas SAR memanfaatkan suatu perahu karet buat menyisir Sungai Marmoyo. Sampai waktu 14.00 WIB, pelacakan belum membawa hasil.

Kapolsek Kemlagi AKP Eddie Purwo Santoso mengakui belum dapat menyimpulkan pemicu hilangnya Sumadi. Pihaknya udah mencari kehadiran korban ke rumah-rumah keluarga serta kerabatnya. Tapi, hingga ini siang kehadiran korban belum didapati.

“Sehubungan hilangnya korban sebab terbenam atau hal-hal lain, tetap kami selidiki,” pungkasnya.