Polisi Bekuk Tersangka Hoaks Penyerangan Masjid Di Petamburan

Polisi Bekuk Tersangka Hoaks Penyerangan Masjid Di Petamburan – Polisi tangkap pria bernama Fitriadin, disangka jadi aktor penebaran hoax penyerangan Masjid di Petamburan, Jakarta Barat.

Penyidik Sub Direktorat Dua unit III Dittipidsiber Bareskrim tangkap Fitriadin pada Kamis (30/5) seputar jam 12.30 Wib di pintu tol keluar di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

“Hasil dari investigasi sesaat, aktor mempublikasikan photo masjid itu bukan photo masjid yang berada di Indonesia tetapi photo masjid yang berada di negara Sri Langka,” tutur Karopenmas Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo waktu di konfirmasi, Senin (3/6).

Dedi menerangkan Fitriadin akui menebar video itu atas ide sendiri. Faktanya sebab jadi simpatisan satu diantara paslon presiden serta wapres, ia emosi dengan insiden gaduh di beberapa titik di Jakarta pada 21-22 Mei.

Fitriadin menebarkan video itu lewat account Facebook Adi Bima yang diurusnya. Menurut dia, tindak pidana yang dikerjakan terduga merupakan menebarkan info yang diperuntukkan untuk memunculkan rasa kedengkian atau perseteruan individu serta atau barisan warga tersendiri berdasar pada SARA.

“Serta atau menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan menyengaja menerbitkan kerusuhan di kelompok rakyat serta atau mengejek satu penguasa atau tubuh hukum yang berada di Indonesia,” katanya.

Polisi mengambil alih tanda bukti berbentuk satu Handphone Xiaomi Redmi 5A mode MCG3B warna hitam abu-abu serta dua sim card.

Fitriadin sudah diputuskan jadi terduga. Ia dijaring Masalah 45A Ayat (2) Jo 28 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomer 19 tahun 2016 Mengenai Pergantian Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomer 11 tahun 2008 Mengenai Info serta Transaksi Elektronik serta/atau Masalah 14 serta/atau Masalah 15 Undang-Undang Republik Indonesia Nomer 1 Tahun 1946 Mengenai Ketentuan Hukum Pidana serta/atau Masalah 207 KUHP dengan intimidasi hukuman penjara paling lama 6 (enam) tahun.