Masalah CPNS Drg Romi Terus Bergulis Di Pemkab Solok Selatan

Masalah CPNS Drg Romi Terus Bergulis Di Pemkab Solok Selatan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan, Sumatera Barat, menyurati Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS sehubungan dengan penyelesaian masalah drg Romi Syofpa Ismael. Surat itu diperuntukan buat menampung penyelesaian masalah tidak berhasilnya drg Romi berubah menjadi CPNS.

” Kami (pula) pingin masalah dokter Romi selekasnya usai. Kita udah berjumpa di Kantor (Kemenko) PMK. Kesepakatannya, kita coba menyurati Panselnas, baik BAKN ataupun KemenPAN-RB, ” kata Sekda Solok Selatan Yulian Efi di Padang, Jumat (2/8/2019) .

Yulian, yang Ketua Panselda CPNS Solok Selatan, mengemukakan Bupati Solok Selatan udah menyurati Panselnas buat dapat memakai satu skema disabilitas 2018 yg tidak terisi. Surat itu, kata Yulian, juga diberikan ke pemerintah pusat.

” Suratnya udah diberikan langsung terhadap Pak Menteri serta Panselnas, ” katanya.

Menurut dia, ada dua pilihan serta kesempatan yg dapat diperlukan buat menampung drg Romi. Tidak cuman tersisa skema pada 2018, buat skema 2019 ini Pemkab pula buka peluang buat dokter gigi.

” Tersisa skema tahun 2018, ada satu skema buat disabilitas yg tidak terisi. Kita usahain itu (jadi) jalan privat. Buat 2019 ini, kita usulkan pula dua (skema) dokter gigi. Berarti, ada dua kesempatan yg dapat diperlukan serta kita usahain, ” katanya.

Yulian belum dapat pastikan apa drg Romi disarankan menuruti tes CPNS kembali atau mungkin tidak. Faksinya tunggu ketentuan Panselnas.

” Kita lihat bagaimana ketentuan Panselnas. Bila dapat jalan privat tidak butuh (tes) . Tetapi segalanya bakal bergantung Panselnas, ” ujarnya .

Meskipun begitu, selama ini Pemkab Solok Selatan masih berkukuh kalau pencoretan drg Romi jadi CPNS udah sesuai dengan proses serta lewat banyak penilaian.