Ledakan 6 Bom Di Bangkok Thailand Terjadi Di Tiga Tempat

Ledakan 6 Bom Di Bangkok Thailand Terjadi Di Tiga Tempat – Keseluruhan ada enam bom yang meledak di tiga tempat berlainan di Bangkok, Thailand pada Jumat (2/8) waktu ditempat. Sejumlah bom diadukan dikontrol dengan timer.

Kepala klub penjinak bom (EOD) pada Kepolisian Thailand, Kolonel Polisi Kamtorn Uicharoen, dalam pengakuannya mengatakan tiga bom meledak di kompleks Gedung Pemerintahan Thialand di Chaeng Wattana, Bangkok, pada Jumat (2/8) pagi waktu ditempat.

Satu bom yang lain yang diketemukan di kompleks gedung pemerintahan, ucapkan Kamtorn, tidak sukses meledak.

Dua bom yang lain meledak di ruang Chong Nonsi, Bangkok. Didapati ada stasiun skytrain di ruang itu.

” Bom-bom di dua ruang ini sebagai alat peledak rakitan yang dikontrol dengan timer (pengontrol waktu) , ” ucapkan Kamtorn dalam pengakuannya.

Lewat cara terpisah, seseorang petinggi senior kepolisian ditempat mengatakan satu peledak yang lain sukses diketemukan sebelum meledak. Tak dikatakan seterusnya tempat penemuan peledak yang lain ini. Belumlah ada satupun terduga yang diamankan sehubungan runtutan ledakan bom ini.

Didapati jika kepolisian ditempat awal mulanya mengatakan dua tukang sapu jalanan alami banyak luka gara-gara ledakan di distrik Suan Luang, Bangkok. Beberapa situs berita lokal tunjukkan gambar tukang sapu jalanan yang banyak luka. Salah satunya pada kelihatan duduk di atas aspal dengan petugas medis yang merawatnya, sedang satu yang lain diangkut ke ambulans. Ke dua orang itu diadukan tak punyai cedera serius.

Tapi beberapa saksi mata mengatakan seseorang petugas keamanan alami banyak luka di dekat gedung King Power Mahanakhon, yang didapati terdapat dekat sama stasiun Skytrain Chong Nonsi. Sejumlah ruang itu saat ini digembok kepolisian yang masih menyisir tempat.

” Tiga orang alami cedera gampang gara-gara terserang serpihan, ” ucapkan Direktur Distrik Suan Luang, Renu Suesattaya.

Laporan media lokal, Bangkok Post, mengatakan pintu kaca di stasiun Skytrain Chong Nonsi ‘hancur sehabis nada ledakan keras’. Dua pintu keluar sangat terpaksa ditutup sesaat buat fakta keamanan.

Dalam pengakuan terpisah, pemerintah Thailand udah mengecek beberapa ‘insiden pengeboman’ pada Jumat (2/8) pagi waktu ditempat. Pengakuan lewat Twitter itu menyebutkan jika Pertama Menteri (PM) Thailand, Prayuth Chan-o-cha ‘telah diberitahu masalah peristiwa pengeboman itu serta memerintah pengumpulan bukti-bukti segera’.

Ledakan-ledakan ini berlangsung waktu Bangkok tengah jadi tuan-rumah pertemuan keamanan besar di antara sekian banyak negara ASEAN serta kebolehan dunia, terhitung Amerika Serikat (AS) .