Home / Berita Umum / Kemenkum HAM Geledah 15 Kamar Napi Tipikor Di Lapas Bandar Lampung

Kemenkum HAM Geledah 15 Kamar Napi Tipikor Di Lapas Bandar Lampung

Kemenkum HAM Geledah 15 Kamar Napi Tipikor Di Lapas Bandar Lampung – Team Satgas Kamtib Kementerian Hukum serta HAM (Kemenkum HAM) Kantor Lokasi Lampung lakukan penggeledahan di Lapas Kelas I Bandar Lampung. Penggeledahan yang di pimpin oleh Kakanwil Kemenkum HAM Lampung Bambang Haryono ini dikerjakan menyusul ada operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Lapas Sukamiskin.

Dalam penggeledahan ini, Satgas Kamtib Kemenkum HAM menerjunkan 37 personil, dengan pertolongan 15 personil dari kepolisian serta 8 anggota TNI. Ada 15 kamar yang ditempati 67 narapidana tindak pidana korupsi, salah satunya kamar Bekas Bupati Lampung Tengah Andi Ahmad serta Bekas Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan, yang digeledah.

Bambang menyampaikan, sampai sekarang ini belumlah diketemukan ada sarana elegan didalam kamar napi tipikor di lapas itu. Dari penggeledahan, ada beberapa barang yang diambil alih, salah satunya 34 kasur tebal.

” (Lalu) ditukar kasur baku lapas. Barang yang dilarang yang diambil alih juga kompor minyak tanah 3 unit, dispenser kecil 4 unit, rice cooker 1 unit, setrika listrik 3 unit, kipas angin 10 unit, serta stop kontak 5 unit, ” kata Bambang

Bambang menyampaikan, sekarang ini pihaknya juga tengah lakukan penggeledahan didalam rumah tahanan Bandar Lampung. Bambang dalam keterangannya, juga memohon media untuk mengawasi kapasitas pemasyarakatan di Lampung.

Dalam penggeledahan ini, Bambang didampingi oleh Direktur Pembinaan Narapidana Permasyarakatan serta Latihan Kerja Produksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), Harun Sulianto. Harun menyampaikan pihaknya jadikan OTT di Lapas Sukamiskin menjadi bahan introspeksi serta evaluasi.

” Untuk pastikan supaya ke depan tidak ada lagi subordinat service pada napi tipikor serta napi yang lain yang berbuntut pada penyalahgunaan wewenang, pungutan liar serta korupsi, ” katanya.

Harun memohon Bambang serta jajarannya untuk selalu lakukan pengawasan pada instansi pemasyarakatan. Hingga, tidak ada lagi penyalahgunaan wewenang dalam lapas.

” Tetap memonitoring deretan pemasyarakatan supaya berkinerja baik dengan penuh jujur dan berkarakter kuat, ” ujarnya.

About admin