Home / Berita Umum / Jual Serbuk Petasan, Rumah Seorang Nenek 70 Tahun Di Situbondo Di Gerebek Polisi

Jual Serbuk Petasan, Rumah Seorang Nenek 70 Tahun Di Situbondo Di Gerebek Polisi

Jual Serbuk Petasan, Rumah Seorang Nenek 70 Tahun Di Situbondo Di Gerebek Polisi – Tempat tinggal seseorang nenek 70 th. di Situbondo mendadak digerebek. Penggerebekan dikerjakan karna nenek bernama Hayani terindikasi jual serbuk petasan.

Bukanlah isapan jempol. Hasil penggeledahan, polisi temukan beberapa puluh bungkus serbuk petasan siap edar dirumah Hayani, Desa Trebungan Kecamatan Mlandingan.

Lihat barang dagangan diambil alih polisi, si nenek Hayani cuma tampak pasrah. Polisi segera mengamankan semuanya serbuk petasan itu ke Mapolres Situbondo. Namun, si penjual tidak turut diamankan karna keadaannya yang telah tua serta sakit-sakitan.

” Nenek itu tidak turut diamankan, karna pertimbangan kemanusiaan. Usianya telah tua serta sakit-sakitan. Tapi tetaplah juga akan terbit LP (laporan polisi), kelak agar penyidik yang memahami, ” kata Kasat Sabhara Polres Situbondo, AKP M Hasanuddin, Senin (4/6/2018)

Info yang dikumpulkan detikcom mengatakan, kesibukan nenek Hayani jual serbuk petasan terbongkar, sesudah polisi terima pengaduan warga. Menindaklanjuti info itu, aparat Unit Sabhara serta Intelkam juga bergegas lakukan penyelidikan.

Bahkan juga, beberapa petugas kenakan pakaian preman sukses lakukan pembelian 5 bungkus serbuk petasan dirumah Hayani. Di pastikan info itu valid, beberapa polisi segera lakukan penggerebekan si nenek, sekitaran jam 20. 00 Wib pada Minggu (3/6) malam.

Hasil penggeledahan, polisi kembali temukan 23 bungkus serbuk petasan dirumah Hayani. Hingga keseluruhan ada 28 bungkus serbuk yang diambil alih polisi. Setiap bungkus berat serbuk petasan menjangkau 0, 5 ons.

” Begitu mungkin saja nenek itu cuma terima titipan dari seorang untuk menjualkan. Karna dari keadaannya nenek itu kelihatannya telah mustahil mencampurkan sendiri serbuk petasan itu. Maka dari itu, kelak penyidik yang juga akan memahami, ” tandas Hasanuddin.

About admin