Jember Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang Akibatkan Puluhan Tiang Listrik Tumbang

Jember Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang Akibatkan Puluhan Tiang Listrik Tumbang – 17 Tiang listrik patah serta 11 tiang yang lain rubuh di Jember. Itu sesudah dikerjakan tingkatan assesment oleh petugas PLN Jember. Rusaknya ini adalah efek hujan lebat dibarengi angin kencang yang berlangsung Sabtu sore (16/2).

Menurut Manager Ruang PLN Jember-Lumajang Ardian Egusfi, untuk yang sangat banyak tiang listrik roboh serta patah ada 4 lokasi.

“Yaitu paling banyak di Jember Kota, Ambulu, serta Kalisat. Sedang di Lumajang, untuk penyulang Bumirejo, satu tiang rubuh serta satu tiang patah,” ucap Adrian, Minggu (17/2/2019).

Rinciannya, 7 tiang patah serta 10 tiang rubuh untuk penyulang Jenewa, Glantangan, Jatimulyo di rayon Jember Kota. Sedang di Ambulu, 2 tiang patah untuk penyulang Glantangan, Ambulu, Jatimulyo di rayon Ambulu. Untuk Jember Kota, 2 tiang patah untuk penyulang Pakusari serta Glagahwero. Sesaat rayon Kalisat serta Jember Kota, 5 tiang patah untuk penyulang Blater di rayon Ambulu.

Efek yang diakibatkan dari ini, saluran listrik untuk seputar lima ribu rumah padam. “Kami telah lakukan pembenahannya. Jika telah ada yang dapat kami manuver, kami alihkan (jaringan) telah kami alihkan. Tetapi jika tidak dapat, ya sangat terpaksa konsumen setia menanti,” kata Ardian.

Di tanya berapakah kerugian material, Ardian belumlah dapat pastikan. “Wah kami belumlah dapat kalkulasi,” tuturnya singkat.

Pembenahan juga selalu dikerjakan. Menurut Ardian, telah 3000-an rumah yang saluran listriknya normal.

“Tiga ribu konsumen setia telah menyala. Tinggal saluran listrik dua ribu konsumen setia yang belumlah. Rekan-rekan kami di lapangan kerja keras semenjak tadi malam,” katanya.

Beberapa sumber jaringan saluran listrik diarahkan ke lain tempat hingga dapat menyala. “Tiang rubuh dapat kami berdirikan kembali. Jika yang patah ini tengah kami lakukan,” kata Ardian.

Ardian menjelaskan, peristiwa itu force majeur. Sebelumnya PLN memprediksi jarak tiga mtr. pada tiang listrik serta pohon bisa digolongkan aman.

“Tetapi yang berlangsung tempo hari, pohon-robon datang dari jauh. Pohonnya besar serta mengakibatkan kerusakan. Tiang tidak kuat,” tuturnya panjang lebar.

Hujan lebat serta angin kencang menempa Kabupaten Jember, Sabtu (17/2/2019). Momen ini mengakibatkan beberapa lokasi rusak. Diantaranya Bandara Notohadinegoro. Kaca serta plafon rusak serta pecah diterjang angin kencang.