Ayah Dan Anak Di Gorok Sekelompok Teroris Di Sulteng

Ayah Dan Anak Di Gorok Sekelompok Teroris Di Sulteng – Tamar (50) bersama dengan anaknya Patte (27), meninggal digorok oleh komplotan teroris Ali Kalora di pegunungan Tokasa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng. Masyarakat akui ketakutan atas insiden itu.

“sebelum tertembaknya Dg. Koro pada tahun 2015, korban sudah pernah bertemu di perkebunan coklat kepunyaannya, serta pada tahun 2017 tempo hari korban kembali bertemu barisan Ali Kalora serta dikejar, tetapi korban sukses selamatkan diri,” kata sepupu korban Hi. Ahmad pada Rabu (26/6/2019) di Dusun Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong.

Dengan dikejarnya korban pada tahun 2017 oleh barisan Ali Kalora CS di perkebunan masyarakat Dusun Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue membuat efek jelek buat masyarakat yang kesehariannya profesinya jadi pekebun.

“Kami telah takut untuk berkebun serta kebun bisa menjadi rimba serta peluang masyarakat akan tinggalkan kampung sebab tidak dapat kembali kerja,”papar Hi Ahmad

Masyarakat sekarang ini, mengharap supaya memperoleh perlindungan penuh dari TNI/Polri supaya kembali membuat perasaan aman buat masyarakat.