Home / Indonesia / Aliran Ahmadiyah Menggemparkan Warga Tulungagung

Aliran Ahmadiyah Menggemparkan Warga Tulungagung

Aliran Ahmadiyah kembali meresahkan warga Desa Gempolan kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung. Aliran ini dibawa oleh seseorang serta pengikutnya yaitu Mirza Ghulam, pasalnya mereka kembali beraktifitas dan melaksanakan ibadah di masjid yang pada tahun 2013 sudah dirusak dan disegel oleh warga sekitar.

Kepala Desa Gempolan, Isroful Mustofa, mengatakan “kami merasa terganggu oleh ajaran ini, mereka para Aliran Ahmadiyah kembali beraktifitas di masjid yang sudah dirusak oleh warga, saat diwawancarai wartawan pada hari Senin tanggal 18 Januari 2016. Tahun 2013 lebih tepatnya tanggal 13 Mei masjid yang menjadi tempat ibadah Ahmadiyah sudah disegel dan dirusak oleh wargga.

Jafar, selaku ketua aliran bersedia menutup tempat ibadah dan menyegel sendiri, di karenakan para warga sudah merusak tempat itu. Tempat itu resmi ditutup oleh dan disegel yang sekarang disaksikan oleh seluruh muspika dan MUI Kabupaten Tulungagung, Tempat ibadah Ahmadiyah itu dibangun pada tahun 2007.

Aliran Ahmadiyah ini masuk ke Tulungagung pada tahun 1995 yang diajarkan oleh almarhum Pardi yaitu paman Jafar, paman Jafar tersebut memperoleh Aliran Ahmadiyah dari Bogor yang sudah merantau dan mendalami ajaran tersebut dan di masjid yang di bangun 2007 itu adalah tempat berkumpulnya para jamaah Ahmadiyah.

About admin