Home / Berita Umum / 11 Slof Rokok Di Temukan Dalam Tas Jemaah Haji RI Waktu Pemeriksaan

11 Slof Rokok Di Temukan Dalam Tas Jemaah Haji RI Waktu Pemeriksaan

11 Slof Rokok Di Temukan Dalam Tas Jemaah Haji RI Waktu Pemeriksaan – Jemaah Indonesia diketemukan membawa rokok dengan jumlahnya lebih dari kemampuan yang sudah dipastikan oleh ketentuan bandara internasional. Seseorang ibu-ibu dicheck tasnya ketika kontrol bea cukai Arab Saudi di Bandara Amir Mihammad bin Abdulaziz.

Pelaksana Linjam Daker Bandara, Maspilu, menjelaskan, ada peristiwa sebelas slof rokok diambil alih di Bandara AMA Madinah. Peristiwanya di kehadiran Kloter Satu Keberangkatan Palembang pada Rabu, 18 Juli 2018.

Ia menjelaskan, jamaah yang mempunyai koper berkaitan akan di panggil petugas Arab Saudi. ” Hingga sampai gemetar ibu-ibu yang kopernya dibongkar waktu saya panggil, ” kata Maspilu.

Menurut dia, jamaah wanita itu mengakui cuma dititipi slop rokok di keberangkatan. Ia menyampaikan tidak tahu jika slof rokok yang diberikan demikian banyak banyaknya. ” Janganlah diapa-apakan, saya janda, saya janda, ” tutur Maspilu menirukan keinginan jamaah. Menurut dia, jamaah yang menitipkan berslop-slop rokok itu baru akan tiba terakhir.

Petugas bea cukai pada akhirnya merencanakan kembalikan dua slof sesuai dengan prasyarat optimal bawaan rokok. Akan tetapi, waktu jamaah di panggil untuk ambil, petugas bea cukai telah bertukar shift serta pada akhirnya semua slof diambil alih.

Tidak hanya masalah jamaah Keberangkatan Palembang, masalah sama juga berlangsung pada Sabtu (21/7). Kesempatan ini, giliran jamaah Keberangkatan Surabaya yang dibongkar tasnya. Didalam tas itu, diketemukan dua puluh slop rokok yang pada akhirnya ditangkap petugas Arab Saudi.

Kasi Linjam Bandara Hasanuddin mengatakan, tidak hanya pembongkaran koper jamaah, selama ini kehadiran jamaah di Bandara AMA Madinah termasuk aman. Belumlah ada insiden serius keimigrasian yang berlangsung.

Untuk hindari ketidaknyamanan di bandara, Hasanuddin memohon jamaah pastikan paspor dipegang serta tidak tertukar. Masalah barang bawaan jamaah juga jadi aspek terpenting kenyamanan di bandara. ” Jauhi membawa rokok terlalu berlebih. Lalu jauhi beberapa barang yang cair dengan volume besar. Makanan juga janganlah dibawa terlalu berlebih “.

Sampai Minggu (22/7/2018), sekitar 29 ribu jamaah Indonesia sudah tiba di Madinah. Jumlahnya itu telah lebih dari separuh gelombang pertama yang datang di Madinah.

About admin